Halaman

  • Beranda

Selasa, 27 Februari 2007

Perang Desain

Iklan, bagi perusahaan adalah hal yang wajib dan harus dilakukan jika ingin produknya laku di pasaran. Iklan adalah sebagai alat untuk mengenalkan produk supaya dikenal oleh pasaran, jika sudah dikenal maka akan laku di pasaran. perusahaan membuat iklan dengan sebagus mungkin sehingga akan menarik calon konsumen. karena jika iklannya sudah tidak menarik, maka kecil kemungkinan konsumen akan membeli produknya. Iklan memang sudah menjadi urat nadi dari perusahaan jika produknya ingin tetap eksis di pasaran.
Pada perkembangannya, iklan yang ada sangat banyak. sehingga dituntut profesionalitas yang tinggi dari para konseptor iklan.
desain grafis sebagai senjata dalam periklanan memberi kontribusi yang tidak sedikit dalam proses mempengaruhi calon konsumen. Ibaratnya jika ada perang beneran seperti di irak, maka amunisi perang sangat diperlukan. jika kekurangan amunisi atau amunisinya tidak secanggih lawan maka kemungkinan besar akan kalah perang.
demikian juga jika dianalogikan pada perang iklan yang sekarang terjadi, antara iklan yang satu dengan iklan yang lain (terutama yang produknya sejenis)
saling menyerang dengan berbagai intrik yang digunakan. disini saya istilahkan dengan PERANG KREATIFITAS.
dalam melakukan proses desain perlu juga dipertimbangkan bagaimana iklan produk sejenis dari perusahaan lain menawarkan barangnya. dilihat dimana letak kelemahan desainnya- dengan bahasa ilmiah adalah kita kritisi- untuk dijadikan senjata kita dalam membuat desain iklan yang lebih kreatif.
akhirnya, sudah siapkah kita para desainer untuk menghadapi PERANG KREATIFITAS??? jawabannya tentu kembali kepada kita, sejauh mana kita bisa "membaca" kelemahan lawan untuk selanjutnya kita atur strategi kreatif kita.
ayo serbuuu....!!!!!

0 komentar:

Posting Komentar