Halaman

  • Beranda

Sabtu, 06 Oktober 2012

Buruknya Apple Maps, Larisnya iPhone 5


Layanan peta digital Apple Maps yang ada di sistem operasi mobile iOS 6, memang tak sebaik Google Maps. Namun, kekurangan Apple Maps ini diprediksi tak mempengaruhi tingginya permintaan smartphone terbaru dari Apple iPhone 5 di pasar global.

Hal ini diungkapkan oleh analis Shaw Wu dari lembaga riset Sterne Agee. "Meskipun banyak publikasi yang mengungkap banyak masalah pada aplikasi Apple Maps, kami belum menemukan ada perubahan pada rantai pasokan yang telah direncanakan Apple," katanya.

iPhone 5 tetap memiliki daya tarik bagi para pecinta produk Apple. Menurut keterangan resmi Apple, sebanyak 2 juta unit iPhone 5 berhasil terjual hanya dalam waktu 24 jam setelah penjualan perdana, 21 September lalu. Sedangkan 3 hari setelah penjualan perdana, Apple berhasil menjual 5 juta unit iPhone 5.

"Permintaan yang tinggi datang dari toko online yang mungkin terjadi selama 3 sampai 4 pekan," ujar Wu.

Wu juga memuji langkah Apple dalam menanggapi beragam kritik pada Apple Maps. CEO Apple Tim Cook membuat surat permintaan maaf kepada seluruh pengguna perangkat bersistem operasi iOS 6 yang memakai Apple Maps, dan menyarankan agar menggunakan layanan peta digital dari pihak lain, seperti Google, Nokia dan Bing.

"Ini dilakukan Apple agar penggunanya mendapat pengalaman terbaik," ucap Wu.

Faktor yang menghambat produksi iPhone 5

Sebelum iPhone 5 diluncurkan, beredar kabar bahwa smartphone ini kekurangan pasokan layar sehingga dapat menghambat ketersediaan iPhone 5 di pasaran. Menurut Wu, masalah pasokan layar ini telah diatasi oleh Apple.

Apple memperbarui teknologi layar di iPhone 5. Teknologi ini disebut in-cell screen technology, di mana layar dan sensor sentuhnya terintegrasi menjadi satu kesatuan. Teknologi ini membuat layar lebih tipis, namun membuat ongkos produksinya juga lebih mahal.

Wu menjelaskan, ada beberapa perangkat keras yang bisa menghambat proses produk iPhone 5. Yang pertama, adalah manufaktur baseband yang menggabungkan kemampuan koneksi nirkabel 4G LTE dalam proses fabrikasi 28nanometer (nm).

Selain itu, materi alumunium dan kaca yang menutupi tubuh iPhone 5, dikatakan Wu juga bisa menghambat proses produksi iPhone 5.
(via :teknokompas)

0 komentar:

Posting Komentar